Aplikasi Tiongkok Diblokir di India, Begini Nasib COD Mobile

Aplikasi Tiongkok Diblokir di India, Begini Nasib COD Mobile

Baru-baru ini penggemar COD Mobile di India dibuat was-was akibat adanya aturan pelarangan puluhan aplikasi seluler Tiongkok. Pemerintah India menunjukkan sentimen mereka dengan memblokir akses 59 aplikasi. Hal itu lantaran aplikasi terkait tidak menjamin keamanan data dan privasi penggunanya.

Di dalam daftar yang diumumkan, terdapat beberapa nama aplikasi populer seperti TikTok, UCBrowser dan ShareIt. Sempat ada ketakutan bahwa dua game mobile terbesar di India, yakni CODM dan PUBGM akan ikut diblokir. Pasalnya, jika dilihat dari sisi pengembangnya, keduanya memang bisa dikatakan sebagai aplikasi Tiongkok.

Namun, untuk beberapa alasan COD Mobile dan PUBG Mobile bisa lolos dari daftar hitam pemerintah India. Walaupun, banyak dari masyarakat yang juga meminta kedua permainan tersebut turut dilarang karena ada andil Tiongkok di dalamnya. Pertanyaannya, apakah sejauh ini masih aman bagi Call of Duty Mobile dan PUBGM?

Baca Juga : Usai Renbo, Victim Esports Juga Lepas Sanz

Seperti diketahui, sejak perilisannya pada Oktober 2019, Call of Duty Mobile telah menjadi pesaing besar PUBG Mobile. Lebih-lebih di India, sebagai salah satu negara dengan penyumbang unduhan terbanyak CODM. Kedua permainan tersebut sama-sama digarap oleh perusahaan pengembang game Tiongkok, Tencent.

Beruntung bagi para pemain Call of Duty Mobile India, karena ternyata itu bukan berbasis dari Tiongkok. Menurut data yang disuguhkan di pencarian Google, penerbit CODM adalah Activision dan Garena. Masing-masing memiliki basis di Amerika Serikat dan Singapura.

Benar bahwa game tersebut dikembangkan oleh anak perusahaan Tencent Holdings, yakni TiMi Studios. Akan tetapi, sebagian besar pendapatan bukan masuk ke kantong Tencent, melainkan Activision selaku penerbit. Hanya sebagian kecil dari pendapatan game yang masuk ke kantong studio game asal Tiongkok itu.

Kerja sama dengan TiMi Studios pertama kali diumumkan oleh Activision pada Maret 2019. Mereka ditunjuk untuk memimpin pengembangan Call of Duty seri terbaru khusus untuk perangkat mobile. Sudah pasti sebagian besar pendanaan pengembangan game diurus sendiri oleh Activision.

Baca Juga : Top 5 Terminator dalam Squad Playoff PINC 2020 Pekan Kedua

Basis utama perusahaan Activision Blizzard. Ltd adalah di Amerika Serikat. Mereka menjadi pemilik sah dari seluruh waralaba permainan Call of Duty, termasuk seri Mobile. Sementara itu TiMi Studios, yang logonya selalu muncul di awal permainan, hanya disewa oleh Activision untuk menggarap proyek mereka.

Sementara PUBG Mobile juga tidak dilarang di India karena dianggap tidak sepenuhnya dari Tiongkok. Bahasa yang digunakan telah disesuaikan dan pada dasarnya game tersebut dibuat dan dikelola oleh organisasi Korea Selatan, Bluehole. Sementara Tencent adalah perusahaan yang diajak bermitra untuk memasuki pasar Tiongkok.

Walaupun COD Mobile tidak bisa dilepas begitu saja dengan Tiongkok, namun kepemilikan game sudah sangat jelas. Hal itu membuat pemerintah India tidak bisa serta merta mencantumkannya ke dalam daftar hitam aplikasi. Para penggemar di India pun tetap bisa bermain dengan tenang.

admin

Postingan Terbaru

Read also x