Dibegal Malah Hoki, Salah Satu Faktor Penentu Kemenangan ION di PINC 2020

Dibegal Malah Hoki, Salah Satu Faktor Penentu Kemenangan ION di PINC 2020

ION adalah tim PUBG Mobile yang berhasil keluar sebagai juara di PINC 2020. Prestasi yang sungguh membanggakan sebab tim Bigetron satu ini baru terbentuk selama dua bulan sebelum bertanding di PUBG Mobile Indonesia Nation Cup 2020. Namun patut diapresiasi, sebab semua tim yang sampai di final adalah tim-tim PUBG Mobile terbaik Indonesia. Pertarungan di PINC 2020 dihiasi dengan berbagai kejutan dari tim peserta.

ION dan Coach S1nyo menceritakan satu kejadian yang menjadi penentu kemenangan mereka. Hijrah, Liquid, RedFaceN, dan Jerrsy mengaku bahwa match terakhir PINC 2020 mereka berusaha mengejar poin EVOS.

Dibegal Malah Hoki, Salah Satu Faktor Penentu Kemenangan ION di PINC 2020 (1)

EVOS adalah tim kuat yang membuat ION cukup kesusahan selama pertandingan. Karena last match menjadi penentu maka semua pemain bertarung dengan sungguh-sungguh di map terakhir Erangel. Di pertengahan pertandingan ION dibegal oleh tim lain. Tapi ternyata ini menjadi  momen yang menguntungkan.

Pembegalan membuat ION melakukan rotasi ke kiri. Coach S1nyo mengatakan bahwa ini adalah keputusan yang baik karena rotasi ke kanan jauh lebih tidak aman bagi tim. Sebab di sebelah sana ada banyak tim-tim lawan yang menunggu. Meski tiga pemain ION tumbang, tapi Jerry bisa bertahan hingga akhir.

Baca Juga : Kelly Free Fire Ternyata Terinsipirasi dari Karakter Chigusa di Film Battle Royale, Ini Kisah Tragisnya!

Dibegal Malah Hoki, Salah Satu Faktor Penentu Kemenangan ION di PINC 2020 Detik-detik pengumuman juara PINC 2020 - Sumber: Instagram Bigetron Esports

Merangkak dengan sabar sambil bersembunyi di rerumputan, Jerrsy menunggu pemain-pemain terakhir berjatuhan. Sumatera Utara Meta berhasil menumbangkan semua musuh dengan gagahnya hingga bertahan empat pemain. Tapi tidak ada yang sadar dengan kehadiran Jerrsy di sisi lain circle.

Detik-detik terakhir, Jerrsy menampakkan diri. Namun dirinya sendiri tetap gagal melawan empat orang. Pertandingan berakhir setelah pemain terakhir ION keluar di posisi kedua karena dijatuhkan oleh Sumatera Utara Meta.

Baca Juga :  The Prime Snaky Keluar Sebagai Juara PINC 2020 Ladies Tournament

Dibegal Malah Hoki, Salah Satu Faktor Penentu Kemenangan ION di PINC 2020 Perolehan poin PINC 2020 - Sumber: Instagram Bigetron Esports

Meski gagal mendapatkan WWCD perolehan ini membantu tambahan poin bagi tim. Last game yang menjadi babak penentu akhirnya mengantarkan ION menjadi juara di PINC 2020.

“Rejeki, sih, ada yang begal itu. Terus si Jerry bisa tahan sampai rank dua. Jadinya kita bisa ngebalap poinnya EVOS dan jadi juara satu,” kata S1nyo.

“Ternyata karena dibegal itu kita bisa jadi juara. Uniknya sih karena itu,” in game leader, Hijrah mengingat kembali kejadian hoki itu.

Dibegal Malah Hoki, Salah Satu Faktor Penentu Kemenangan ION di PINC 2020 Interview ION

Ternyata ada hikmah dari begal. Siapa yang sangka kalau kejadian ini menjadi penentu juara satu dan dua PINC 2020. ION menjadi juara pertama menggeser EVOS dengan perolehan poin tipis.

Bersama dengan ketujuh tim lain ION akan melaju ke PMPL Season 2. Delapan tim yang ada di klasemen teratasi yaitu: ION, EVOS, Kong, Voin 2K, Island of Gods, Nara Esports, Siren Esports, dan Sumatera Utara Meta akan kembali bertemu di turnamen ini.

admin

Postingan Terbaru

Read also x