Ini yang Terjadi Pada Tim Aerowolf Limax Setelah Juarai PMPL Season 2

Ini yang Terjadi Pada Tim Aerowolf Limax Setelah Juarai PMPL Season 2

Setelah menjuarai PMPL Season 2, Aerowolf Limax kini bersiap-siap untuk menghadapi kualifikasi di tingkat Asia Tenggara. PMPL SEA Finals 2020 akan diselenggarakan tanggal 23-25 Oktober 2020 mendatang. Akhirnya kesempatan untuk tampil di panggung internasional didapatkan oleh tim Serigala ini dengan susah payah.

Semua mata pun tertuju pada tim Aerowolf Limax.Mewakili tim, Wiyanto Yashin selaku General Manager Aerowolf Pro Team berbicara tentang PMPL Season 2 yang baru saja usai. Gelar juara ini tentu saja membawa banyak dampak bagi tim.

Baca Juga :  Profil TonyMontana, Cerita tentang BOOM Siren Awal Dibentuk

Jadi Pusat Perhatian, Kesempatan Emas Mewakili Indonesia

Ini yang Terjadi Pada Tim Aerowolf Limax Setelah Juarai PMPL Season 2 1

Aerowolf Limax raih gelar Champion dengan dramatis dari 18 pertandingan yang digelar selama tiga hari berturut-turut. Perebutan poin yang sangat sengit pun terjadi antara ketiga tim yang membayangi klasemen teratas. Tanpa diduga, tim Serigala ini bahkan menggeser posisi ION Esports yang kokoh di klasemen puncak selama Regular Season.

Atas pencapaian ini, Aerowolf Limax akan maju ke PMPL SEA Finals 2020 bersama dua tim Indonesia lainnya, yaitu Bigetron RA dan Aura Esports. Dinobatkan sebagai tim terkuat di musim ini, Wiyanto Yashin menceritakan bahwa banyak dampak yang dirasakan oleh Aerowolf.

Baca Juga :  Belajar Item Dota 2 dan Fungsinya dalam Gameplay

Jadi pusat perhatian, tentunya. Maka tak heran jika jumlah pengikut sosial media tim ataupun masing-masing pemain bertambah. Sebab, kini semua pihak akan mulai menilai, membandingkan serta memberikan komentar. Menurut Wiyanto, bertambahnya followers dan interaksi di sosial media antara penggemar dan pemain adalah satu perubahan yang baik.

Membesarkan Komunitas Aerowolf

Ini yang Terjadi Pada Tim Aerowolf Limax Setelah Juarai PMPL Season 2 3

Tak semua tim memiliki kesempatan yang sama untuk berlaga di kompetisi lintas negara. Selain membanggakan, tentunya ini juga jadi pertaruhan nama baik, tergantung bagaimana masing-masing pihak memandangnya. Menurut General Manager Aerowolf Pro Team, momen ini justru jadi kesempatan yang tepat untuk memperbesar komunitas Aerowolf.

Selain namanya semakin dikenal, para pemain di dalam tim juga akan mendapat sorotan. Bagi Wiyanto, ini merupakan satu pertanda yang baik. Sebab, Aerowolf juga ingin menjadi tim berprestasi yang dikenal memiliki divisi kuat di esports PUBG Mobile.

“Jadi wakil Indonesia di kancah internasional sangat membantu Aerowolf untuk memperluas brand ke komunitas PUBG Mobile,” ujar WIyanto.

Setiap tim esports di Indonesia berlomba-lomba untuk membesarkan namanya. Cara termudah adalah dengan memenangkan turnamen agar nama lebih dikenal dan menarik massa. Semakin besar komunitasnya, maka kekuatan tim pun akan bertambah. Entah itu dari segi pendukung maupun peluang untuk merekrut pasukan.

Soroti Perubahan Sistem Penghitungan Poin

Ini yang Terjadi Pada Tim Aerowolf Limax Setelah Juarai PMPL Season 2 2

Penggemar esports PUBG Mobile lawas pasti menyadari satu unsur penting yang diubah oleh penyelenggara di PMPL Season 2 ini, yaitu sistem penghitungan poin. Perubahan ini ternyata membawa dampak yang sangat besar bagi tim dan hasil pertandingan. Wiyanto mengaku bahwa hal ini justru menambah keseruan permainan.

Di PMPL musim sebelumnya, tim yang mendapat WWCD hanya mendapat 15 poin dari yang sebelumnya 20 poin. Di PMPL Season 2 ini poin kill dihitung lebih banyak daripada placement poin. Pastinya, hal ini membuat pertarungan menjadi semakin barbar.

Baca Juga :  JinXPro Jalin Kerja Sama dengan Wallet Codes, Kembangkan Komunitas Gamers PC Indonesia

“Perubahan ini membuat poin kill menjadi lebih besar, jadi gameplay yang muncul di PMPL Season 2 cenderung lebih seru,” terang Wiyanto.

Wiyanto juga mengakui besarnya dampak perubahan sistem penghitungan poin ini. Jika dipikir-pikir lagi, ini hanya satu perubahan kecil yang dilakukan Tencent, namun dampaknya sangat lah besar.

Aerowolf Limax Apresiasi Penyelenggara PMPL Season 2

Ini yang Terjadi Pada Tim Aerowolf Limax Setelah Juarai PMPL Season 2 4

Mengiringi keseruan dan sengitnya pertandingan di PMPL Season 2 ini, penyelenggara kerap kali membagikan editan foto bernuansa komedi terkait dengan pertandingan. Bagi General Manager dari Aerowolf Team, ini justru jadi daya tarik tersendiri.

“Semakin lama sosial media jadi semakin seru, apalagi kehadiran meme yang cenderung berani. Ranah kompetitif PUBG Mobile Indonesia jadi makin menarik.”

Baca Juga :  [Rekomendasi] Hero Support Dota 2: Terbaik, Terbaru

Kehadiran meme PMPL Season 2 ini juga sangat disukai oleh komunitas esports PUBG Mobile di Indonesia. Selain bernuansa baru dan segar, suguhan komedi seperti ini membuat momen jadi lebih mudah diingat.

Selain itu, ada satu perbedaan paling mencolok yang terjadi di PMPL Season 2 ini dengan musim sebelumnya. karena pandemi yang melanda dunia secara global, akhirnya turnamen ini terpaksa dialihkan menjadi online.

Baca Juga :  Sistem Turnamen dan Jadwal Playoff MPL Season 6, Epic Battle Tim MLBB Terbaik Se-Indonesia

Meski harus merubah konsep di tengah jalan, WIyanto mengaku bahwa penyelenggara melakukan tugasnya dengan sangat baik. Meski sangat disayangkan turnamen tak bisa dilakukan secara offline, tapi PMPL Indonesia tetap berlangsung dengan meriah.

“Saya rasa, PMPL lumayan berhasil membuat penonton tidak merasakan perbedaan yang begitu jauh antara event online maupun offline.” ujar Wiyanto.

admin

Postingan Terbaru

Read also x