Kalahkan Burmese Ghouls, Resurgence Bertemu RRQ Hoshi di MPLI

Kalahkan Burmese Ghouls, Resurgence Bertemu RRQ Hoshi di MPLI

Selain RRQ Hoshi kontra EVOS Legends, di upper bracket Mobile Legends Invitational 4 Nation juga ada satu pertandingan lainnya. Kali ini adalah juara MPL MY/SG Season 5, Resurgence melawan juara MPL Myanmar yaitu Burmese Ghouls.

Dilansir dari Dailyspin dan One Esports, sama seperti RRQ Hoshi, Resurgence juga terbilang menang cukup mudah dari tim perwakilan Myanmar tersebut. Mereka berhasil mengunci kemenangan dari Burmese Ghouls dengan skor 2-0. Pada pertandingan yang digelar Jumat (03/07), Resurgence mengandalkan duo Baxia-Khufra.

Resurgence mengandalkan Roger sebagai hyper carry yang digunakan oleh ly4ly4ly4. Dia ditemani oleh Luo dari Jason dan Khufra yang dimainkan oleh Kayzeepi. Sementara untuk side lane tempati oleh Sana dengan Baxia dan SynC Lunox.

Permainan dari Resurgence sangat agresif sejak early Game berkat damage tinggi dari Luo Yi. Hal ini terbukti setelah mereka mendapatkan tiga kill di tiga menit pertama.

Bukan tanpa perlawanan, Ling yang digunakan oleh Kid juga berhasil mendapatkan turret pertama di top lane. Dia juga selalu berhasil mendapatkan buff biru di area jungle miliknya. Hanya saja permainan agresif dari hyper carry Roger benar-benar sangat agresif.

Permainan terbilang cukup sengit karena berjalan sangat alot meskipun Burmese Ghouls tak bisa mendominasi permainan. Mereka sebenarnya memiliki momen untuk melakukan epic comeback di menit ke-15 setelah berhasil memenangkan teamfight.

Hanya saja Resurgence berhasil memenangkan teamfight ketika war untuk memperebutkan Lord. Alhasil Resurgence berhasil memenangkan permainan di menit ke-20 dengan skor kill 35 -15.

Baca Juga : Aplikasi Tiongkok Diblokir di India, Begini Nasib COD Mobile

Kondisi seperti ini terus berlanjut hingga Game kedua. Kali ini Resurgence menggunakan trilane Claude, Diggie, dan Khufra. Kid yang menggunakan Ling melakukan hal yang sama di early Game yaitu dengan melakukan split push. Hanya saja di Game kedua dia harus gagal mendapatkan turret pertamanya.

Sementara untuk side lane Resurgence masih tetap mengandalkan Baxia di lane bawah dan Lunox di lane atas. Permainan dari Resurgence sangat agresif hingga membuat para pemain dari Burmese Ghouls sangat kesulitan untuk berkembang.

Ling dari tim Burmese Ghouls juga sangat sulit berkembang karena Resurgence selalu berhasil mencurinya. Sehingga hyper carry dari Burmese Ghouls tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya. Hal ini berbanding terbalik dengan hyper carry Claude dari Resurgence yang memperoleh gold sangat banyak.

Claude yang dimainkan oleh ly4ly4ly4 benar-benar bisa memporak-porandakan lini pertahanan dari pemain Burmese Ghouls. Terlebih lagi damage yang diberikan oleh Diggie dan Lunox juga sangat besar dan selalu on point. Mereka juga sangat apik dalam melakukan back up terhadap Claude.

Di Game kedua ini ly4ly4ly4 berhasil menjadi pemain bintang setelah menggila dengan Hero Claude. Dia berhasil mendapatkan 13 kill dengan 10 assist tanpa pernah terbunuh sekalipun.

Baca Juga : Point Blank Indonesia Qualifier (PBIQ) 2020 Kembali Dibuka

Tanpa pernah mengendorkan serangannya, agresivitas para pemain Resurgence terus berlanjut hingga akhir permainan. Alhasil mereka harus menyudahi permainan di menit ke-13 dengan skor akhir 31-7 setelah berhasil memanfaatkan momentum wipe out.

Banyak sekali Game pause yang terjadi di Game kedua ini karena ping dari salah satu tim kurang begitu baik. Mungkin hal inilah yang membuat permainan kurang begitu menarik. Meskipun begitu, Burmese Ghouls berhasil menahan cukup lama permainan agresif dari para pemain Resurgence.

Dengan kemenangan ini, Resurgence tetap melaju ke babak Playoff di upper bracket. Mereka bertanding melawan juara MPL Indonesia Season 5, Rex Regum Qeon (RRQ) Hoshi yang digelar pada Sabtu (04/07).

Ini adalah pertandingan yang seru karena kedua tim adalah juara MPL dari masing-masing negara. Kedua tim juga berhasil menampilkan performa yang sangat apik di pertandingan pertama babak Playoff.

Sementara Burmese Ghouls harus terlempar ke lower bracket dan bertanding melawan Geek Fam Malaysia pada Sabtu (04/07).

Geek Fam Malaysia juga bukan tim yang tak bisa diremehkan begitu saja. Karena bagaimanapun juga mereka adalah tim Mobile Legends terbaik dari Malaysia dan merupakan runner up dari MPL MY/SG.

admin

Postingan Terbaru

Read also x