ONIC Esports Libas Todak Di Laga Pembuka MPLI 4 Nation Cup

ONIC Esports Libas Todak Di Laga Pembuka MPLI 4 Nation Cup

ONIC Esports melakoni pertandingan pertama yang sangat mengesankan dalam ajang Mobile Legends Invitational 4 Nation Cup Pada Sabtu (19/6). Mereka menjadi salah satu tim pertama Indonesia yang sukses melibas tim perwakilan asal Malaysia, Todak dengan skor telak.

Dilansir dari One Esports dan Youtube EsportsTVid, ONIC Esports berhasil memenangkan dua Game langsung pada laga pembuka tersebut. Pertandingan mereka benar-benar sangat agresif dan tak memberikan kesempatan Todak untuk bisa bangkit. Bahkan performa Antimage dkk jauh lebih baik dari MPL Season 5 lalu.

Di Game pertama, ONIC Esports menggunakan meta hyper carry Ling yang dimainkan oleh CW. Dia temani oleh Rasy dengan memainkan Hero Tanker terbaik saat ini, Atlas. Dia juga ditemani oleh Drian yang menggunakan mage Support jarak jauh, Pharsa.

Sementara untuk dua sideline ditempati oleh Sasa dengan Hero Esmeralda. Kemudian Antimage masih tetap mengandalkan Hero offlaner favoritnya yaitu Uranus. Todak juga menggunakan meta hyper carry Claude yang dimainkan oleh Cikuu.

Untuk menghentikan pergerakan Ling, Todak memainkan tiga Hero locker dengan satu Tank. Chou dimainkan oleh Xrayy, Jawhead oleh Moonnnn, dan Aurora oleh Anipp. Sementara Baxia dimainkan oleh 4Meyz.

Baca Juga : Rekap Hasil PMPL South Asia Hari Pertama, Siapa Bintang PUBG Mobile?

Di Game pertama, kombinasi CW, Drian, dan Rasya sudah benar-benar mendominasi permainan sejak early Game. CW melakukan sedikit blunder di early Game karena harus tumbang di lane atas karena terlalu bernafsu. Tapi sebagai gantinya mereka juga berhasil mendapatkan satu Hero dari Todak yaitu Aurora.

Jika dilihat dari sisi gold, Todak sedikit unggul apalagi Cikuu dengan Hero Claude-nya bisa dengan leluasa farming. Bahkan damage yang dia berikan kepada Hero-Hero dari tim ONIC Esports sudah sangat besar di mid Game. Hanya saja permainan kompak dari tim landak berhasil menculik Hero core dari Todak.

Todak tak mampu membalikkan kondisi permainan meskipun mereka cukup berhasil membuat anak-anak ONIC Esports compang-camping ketika teamfight. Permainan superior dari Antimage dkk nyaris saja tidak ada turret mereka yang tercuri. Mereka menyudahi permainan di menit ke-14 dengan skor kill 21-8.

Permainan agresif ONIC Esports juga terus berlanjut di Game kedua, bahkan permainan lebih agresif lagi dari Game pertama. Kali ini mereka memainkan meta hyper carry Claude yang dimainkan oleh CW. Dia didampingi oleh Drian dengan Hero Selena dan Rasy yang masih dengan Hero andalannya, Atlas.

Kali ini Antimage memainkan Hero offlaner favoritnya yaitu Thamuz di side lane. Sementara di side lainnya ditempati oleh Sasa dengan offlaner yang juga sangat kuat yakni X.Borg. Permainan ONIC Esports di Game kedua ini benar-benar sangat menggila.

Baca Juga : Pendragon Sudah Mendarat Di GH EVOS Legends

Anak-anak Todak sangat sulit untuk membunuh Granger CW, bahkan sampai akhir pertandingan pun dia tidak pernah satu kali pun terbunuh. Bahkan dia dia berhasil mendapatkan 12 kill dan sukses mendapatkan MVP. Damage Granger sudah benar-benar menusuk sejak mid Game.

Sementara itu Todak tak mampu membendung dominasi dari tim ONIC Esports meskipun kali ini mereka memainkan Hero hyper carry Karrie. Back up dari Todak masih kurang ketat karena Karrie yang dimainkan oleh Cikuu sering terbunuh oleh Rasyy dkk.

Karena itulah Cikuu sangat sulit untuk mendapatkan item yang diinginkan. Bahkan di akhir permainan dia hanya sampai memiliki satu item utama saja. Hal ini tentu saja tentu saja sangat buruk mengingat semua gold dan exp dari Hero lainnya diarahkan kepadanya.

Mereka harus mengakui keunggulan anak-anak ONIC Esports di menit ke-10 dan harus menelan kekalahan dengan skor 22-6. Kemenangan ini tentu saja bisa menjadi modal berharga anak-anak ONIC Esports. Peluang mereka untuk menjuarai grup A sangat terbuka lebar.

Setelah mengalahkan Todak, ONIC Esports melakoni pertandingan melawan Team SMG yang merupakan perwakilan dari Malaysia. Mereka akan langsung berada di puncak klasmen grup A jika berhasil mengalahkan tim SMG. Pasalnya di pekan pertama ini Aura Fire hanya akan melakoni satu kali pertandingan saja.

Berkaca dari Game ini, chemistry para punggawa ONIC Esports jauh lebih berkembang dari MPL Season 5 lalu. Apalagi kombinasi antara CW dan Rasy yang sudah semakin menyatu.

admin

Postingan Terbaru

Read also x