Perseteruan Apple dan Epic Semakin Memanas, PUBGM Bisa Terkena Imbas

Perseteruan Apple dan Epic Semakin Memanas, PUBGM Bisa Terkena Imbas

Sudah hampir satu pekan setelah kasus ini pertama kali muncul, nampaknya perseteruan antara Apple dan Epic Games semakin memanas. Epic Games selaku pengembang dan publisher game Fortnite memulai peperangan dengan Apple pada 14 Agustus 2020.

Perseteruan ini dipicu langkah Epic Games yang melanggar kebijakan in-app payment dengan memberlakukan sistem pembayaran langsung tanpa melalui App Store di game Fortnite. Apple menganggap hal ini sebagai sebuah pelanggaran.

Seperti yang kita ketahui Apple mencoba memonopoli sistem pembayaran terhadap semua aplikasi yang terdaftar di App Store mereka. Setiap Aplikasi yang terdaftar di App Store diberlakukan potongan pendapatan sebesar 30% oleh Apple.

Baca Juga :  MPL Season 6 Day 1 & 2, RRQ Hoshi Tak Terbendung

Beberapa jam kemudai Fornite pun sudah tidak dapat ditemukan di App Store. Epic Games sepertinya sudah memperkirakan langkah Apple, mereka pun langsung mengajukan gugatan hukum terkait penarikan Fortnite dari App Store.

Epic

“Apple telah menjadi apa yang dikritiknya: raksasa yang berusaha mengendalikan pasar, memblokir kompetisi, dan menghentikan inovasi. Apple lebih besar, lebih kuat, dan lebih merusak daripada pelaku monopoli di masa lalu,” kata Epic di dalam gugatannya.

Setelah itu perseteruan keduanya justru semakin menjadi-jadi. Baik Apple maupun Epic Games keduanya saling mengajukan gugatan hukum terhadap pihak lawan.

Baca Juga :  RRQ VS EVOS, Rivalitas atau Drama Belaka?

Bahkan Apple juga mengumumkan akan menghentikan semua akun pengembang yang berada dibawah naungan Epic Games. Selain itu mencabut akses mereka dari alat pengembangan iOS dan Mac.

Jika hal ini dilakukan oleh Apple dampaknya perangkat lunak Unreal Engine milik Epic Games tak akan bisa diakses oleh ratusan aplikasi di iOS dan Mac. Seperti yang kita tahu Unreal Engine telah digunakan di banyak judul game terkenal.

1200px-Unreal_Engine_4

 

Diantaranya ada PUBG Mobile, PES 2020, Lineage 2, MotoGp 18 dan banyak game populer lainnya. Dengan banyaknya judul game populer yang memakai Unreal Engine ini perseteruan nampaknya tidak akan berhenti hanya di Apple dan Epic Games.

Baca Juga :  Bigetron ION Dipinjamkan ke ION Esports?

Epic Games sendiri merasa bahwa apa yang dilakukan Apple sudah melebihi batas. “Apple tengah menyerang seluruh bisnis Epic pada area yang tidak terkait,” sebut Epic. INDOESPORTS berharap perseteruan ini segera berakhir dan kedua belah pihak dapat menemukan solusi terbaik.

admin

Postingan Terbaru

Read also x