Profil TonyMontana, Cerita tentang BOOM Siren Awal Dibentuk

Profil TonyMontana, Cerita tentang BOOM Siren Awal Dibentuk

TonyMontana adalah salah satu player yang sudah bermain sejak BOOM Siren dibentuk. Pemain yang jadi leader dari tim ladies ini membagikan berbagai hal tentang esports ladies dan dirinya yang jadi pro player. Pemilik nama lengkap Syarah Fadiah Izzati Dini ini memiliki banyak cerita dan pandangan-pandangan yang menarik!

Faktanya, Pro Player Ladies Ini Penggemar Film Mafia

Profil TonyMontana, Cerita Tentang BOOM Siren Awal Dibentuk 2

Sobat Gamers mungkin bertanya-tanya kenapa pro player ladies satu ini memilih nama in-game yang unik. Ternyata, kesukaannya terhadap film-film mafia ini menjadi latar belakang kenapa Syarah Izzati memilih in-game name TonyMontana.

Baca Juga :  Belajar Item Dota 2 dan Fungsinya dalam Gameplay

“Suka nonton film mafia. Corleon, Escobar, Tony montana. Karakter yang paling aku suka itu Tony Montana. Mengadaptasi dari karakter ini, aku jadiin nick name in game,”

Hmm… ternyata mbak yang satu ini sangar ya, Sobat Gamers! Tak hanya skill in-game nya yang sangar, seleranya juga macho abis!

Ketika BOOM Siren Dibentuk…

Profil TonyMontana, Cerita Tentang BOOM Siren Awal Dibentuk 6

Dibentuk 2019, tim PUBG Mobile ladies ini memang masih berumur satu tahun. Saat ini, TonyMontana adalah salah satu pemain terlama di dalam tim. Sedikit flashback, pro player ladies satu ini menceritakan pengalaman tak terlupakan sewaktu BOOM Siren pertama kali dibentuk.

Baca Juga :  JinXPro Jalin Kerja Sama dengan Wallet Codes, Kembangkan Komunitas Gamers PC Indonesia

“Tahun lalu BOOM Siren awal dibuat. Benar-benar dulu itu, ketemu berlima sama sekali belum kenal. Main, terus kita ikut turnamen pertama kali. Waktu itu kita nginep bereng pertama kali, siap-siap tanding pertama kali, mulai ngobrol. Awalnya sebenarnya susah banget buat boundingnya. Kan masih pada malu-malu gitu.”

“Dari situ, kita makin dekat. Abis itu ada turnamen juga, tahun lalu. Itu yang baru pertama kali kita di panggung gede, semuanya masih demam panggung. Waktu itu kita malah jadi panik! Kalau dengerin suara speakernya gede banget, ya, semua suaranya langsung masuk ke telinga. Panik, aduh-duh,” TonyMontana terkekeh mengingat.

“Dulu kita paling bawah, semuanya nangis. Sama-sama demam panggung kan, kita pedenya malah turun. Akhirnya, mainnya jadi berantakan. Performa kita di turnamen anjlok, gara-gara kita sleg, berantem.”

“Jujur, dulu kalau aku udah marah gitu, ada yang takut. Berantakan deh mainnya. Aku benahin lagi, aku minta maaf, ajak bounding lagi, main lagi ngobrol-ngobrol lagi, sampai akhirnya mereka udah ngerasa terikat. Makin ke sini performa tim kita naik lagi, naik lagi. Ada yang beberapa keluar, sedih, sih. Terus ada yang gabung lagi.”

MOBA vs Battle Royale Menurut BOOM TonyMontana

Profil TonyMontana, Cerita Tentang BOOM Siren Awal Dibentuk 3

Setelah mengetahui karakter TonyMontana yang suka film-film mafia, pastinya Sobat Gamers tidak akan heran jika mengetahui game favoritnya. Leader dari BOOM Siren ini menyebutkan game GTA sebagai permainan yang digemarinya.

“Suka main GTA, soalnya tembak-tembakan, bunuh, nge-load, terus ambil uangnya.”

Baca Juga :  [Rekomendasi] Hero Support Dota 2: Terbaik, Terbaru

Penggemar map Miramar ini sempat memainkan jenis game lain hingga akhirnya memutuskan untuk serius menekuni esports melalui game PUBG Mobile. Menurutnya, PUBG Mobile lebih bersahabat ketimbang game MOBA yang kompleks.

“Kalau MOBA harus belajar itemnya. Mulai serius masuk esports, ya, sejak di PUBG Mobile.”

Akhirnya, game tembak-menembak bergenre battle royale inilah yang jadi fokus BOOM TonyMontana hingga saat ini. Esports PUBG Mobile ini pula lah yang membesarkan namanya sebagai salah satu pro player ladies yang kuat. TonyMontana membocorkan siapa atlet esports yang jadi idolanya.

“Awalnya di PUBG Mobile belajar jadi sniper gara-gara nonton Shroud.Dulu suka nontonin dia dan pengen jago kayak dia. Semenjak di BOOM enggak pernah lagi. Di BOOM belajar pakai hero, terus senjatanya jarak dekat gitu. Pas pakai senjata jarak jauh, udah enggak biasa lagi. Jadi kaku aja, gitu.”

Pro Player Cewek dan Esports Ladies di Indonesia

Profil TonyMontana, Cerita Tentang BOOM Siren Awal Dibentuk 5

Sebagai pro player ladies yang sudah bermain sejak BOOM Siren dibentuk, TonyMontana sering menghadapi stigma negatif netizen tentang esports ladies di Indonesia.

“Stigma itu muncul pas dulu, sih, karena baru sekarang ini cewek udah mulai banyak yang main. Awal-awal mereka (pro player ladies) baru belajar dibilang lah kayak gitu. ‘Ah, cewek cuma bisa digendong doang.’ Seiring berjalannya waktu, ‘kan cewek pada belajar. Udah ada kompetitifnya juga, udah pada jago-jago juga. Jadi, sekarang enggak sedikit cowok kalah sama kita,” TonyMontana percaya diri.

Stigma negatif tentang esports ladies memang bukan isu yang mudah untuk dihilangkan. TonyMontana punya satu pesan spesial untuk masih ada aja pihak-pihak yang menganggap kompetitif ladies tidak serius.

“Satu, main lo kurang jauh. Dua, pulang lo kurang pagi,” ujarnya pedas.

Kehidupan Pribadi Vs Profesi Pro Player Ladies

Profil TonyMontana, Cerita Tentang BOOM Siren Awal Dibentuk 1

Masing-masing profesi pastinya memiliki konsekuensi. Apalagi, di mata orangtua saat ini esports bukanlah satu profesi yang serius. TonyMontana membagikan bagaimana tanggapan keluarganya tentang jalan yang ia pilih.

“Kalau di keluargaku, niat yang kayak gitu (esport) selalu dipandang sebelah mata. Karena papaku lebih mengutamakan akademi gitu, loh. Harus sekolah, harus belajar segala macam, pendidikan harus bagus. Tapi, ya, aku bisa di esports karena aku tetap kuliah dan main juga, jadi bisa nerusin passion.”

Setelah membuktikan bisa bertanggung jawab dengan tugas dan kewajiban kuliah, Syarah Izzati pun mendapat restu untuk meneruskan karier di bidang yang diinginkannya.

Baca Juga :  Sistem Turnamen dan Jadwal Playoff MPL Season 6, Epic Battle Tim MLBB Terbaik Se-Indonesia

“Pas lagi chicken, lagi seneng-senengnya, terus bilang ke orang tua, ‘Ma, aku dapet chicken!’ Mereka enggak mengerti juga,” tawa TonyMontana.

Pro player ladies satu ini baru saja melangsungkan pernikahan 7 Agustus 2020 lalu. TonyMontana harus beradaptasi dengan kesibukan serta tantangan barunya sebagai seorang istri.

“Udah enggak ada bosan lagi, sih. Kalau enggak main atau scrim, harus bere-beres, harus masak. Soalnya ngurusin rumah tangga.”

Masa Depan yang Lebih Baik Untuk Esports Ladies Indonesia, Bisa Kok!

Profil TonyMontana, Cerita Tentang BOOM Siren Awal Dibentuk 4

Kompetisi esports ladies di Indonesia, khususnya di PUBG Mobile dinilai semakin membaik meski tetap ada ketimpangan. BOOM Siren bersama dengan tim ladies lainnya membuktikan bahwa para ladies juga bermain dengan sportif tanpa baper.

“Sama pro player lainnya, tetap temenan kok. Kalau di turnamen kita duduk bareng anak-anak lainnya, ada Belle, ada RRQ, ngobrol santai.”

Meski turnamen tetap kompetitif, tapi di kehidupan nyata semuanya berhubungan dengan baik. TonyMontana juga menentang pandangan yang menganggap pro player ladies baperan. Baginya, ‘baperan-nya’ para ladies ini juga ada di tahap wajar dan cowok-cowok juga pasti pernah mengalami.

“Bukan lebih perasa sih. Lagian, wajar dong kita kecewa kalau kalah turnamen? Justru kalau kita enggak kecewa berarti enggak ada niatan buat menang.”

Baca Juga : Update Dota Plus dan Guild Terbaru

Sangat disayangkan turnamen PUBG Mobile di Indonesia belum mendapatkan sistem dan treatment liga yang lebih layak. Namun demikian BOOM Siren tetap mengapresiasi penyelenggara. Bahkan, TonyMontana mengaku kini dirinya sedang rindu dengan turnamen offline.

“Enggak offline, gregetnya kurang dapat.”

Para Ladies Ingin Jadi Pro Player, Kenapa Tidak?

Turnamen Ladies Hanya Sebagai Pelengkap? Ini Kata Pro Player BOOM Siren 3

Harapan BOOM Siren terhadap kelayakan esports ladies di Indonesia yang lebih baik sangat lah besar. Bersama rekan-rekan satu timnya, TonyMontanya kerap kali menyuarakan hal ini di berbagai kesempatan interview. Lalu bagi Sobat Gamers ladies yang ingin jadi pro player seperti TonyMontana, ada pesan yang dia sampaikan, loh!

“Dibenahi dari segi skill dan attitude juga. Kalau misal emang ngerasa udah cukup, coba trial kemana-mana,”

Selain skillLeader BOOM Siren ini juga lebih menyoroti attitude seorang pro player. Jadi, Sobat Gamers yang punya keinginan besar, kalian harus membarenginya dengan usaha dan perilaku yang baik ya! Semoga impian kalian tercapai!

admin

Postingan Terbaru

Read also x