RRQ Hoshi Juara MPLI 4 Nation Cup Usai Bantai Resurgence 3-0

RRQ Hoshi Juara MPLI 4 Nation Cup Usai Bantai Resurgence 3-0

RRQ Hoshi berhasil menunjukkan kapasitasnya sebagai tim Mobile Legends terkuat di Asia Tenggara. Hal itu dibuktikan setelah mereka berhasil menjadi juara Mobile Legends Invitational (MPLI) 4 Nation Cup. Di babak Grand Final, Lemon cs berhasil mengalahkan Resurgence tanpa ampun.

Dilansir dari OneEsports dan DailySPIN serta Instagram MPL id, dalam pertandingan yang berlangsung pada hari Minggu (05/07), Rex Regum Qeon berhasil mengalahkan tim perwakilan dari Singapura, Resurgence dengan skor 3-0. Mereka kembali bertemu setelah Resurgence berhasil mengalahkan Burmese Ghouls di babak final lower bracket.

Di Game pertama Resurgence tampil menggunakan empat Hero yang tidak terduga yaitu Hilda, Johnson, Wanwan, dan Gusion. Tapi sayang pemilihan Hero-Hero tersebut malah membuat mereka terbantai di Game pertama. Bahkan RRQ Hoshi bisa mengalahkan mereka dengan cukup mudah.

Hal ini berbanding terbalik dengan tim RRQ Hoshi yang menggunakan Hero-Hero andalan mereka. Di side lane ada R7 yang menggunakan X.Borg, sementara di side lain juga ada Lemon yang menggunakan Esmeralda. Meskipun Khufra mendapatkan respect banned, Khufra menunjukan kualitasnya menggunakan Atlas.

Ling yang digunakan oleh Xin juga berhasil mengobrak-abrik pertahanan dari tim Resurgence. Dia berhasil mendapatkan 14 kill dengan tanpa pernah satu kali pun mati. Hal ini juga tidak lepas dari back up rekan-rekannya, termasuk Xin yang sangat agresif menggunakan Hero signaturenya, Selena.

Dengan komposisi Hero seperti ini, tak heran jika RRQ Hoshi berhasil membuat para pemain Resurgence mati kutu. Mereka berhasil mengunci kemenangan di Game pertama dengan waktu kurang dari 10 menit. RRQ unggul telak dari Resurgence dengan skor 27-7.

Baca Juga : Pembahasan El Clasico : RRQ Menang Mudah Atas EVOS Legends pada MPLI

Di Game kedua Resurgence kembali bermain normal, yaitu dengan menggunakan Hero-Hero meta. Permainan mereka sangat kuat bahkan di early Game mereka kerap kali mencuri buff milik tim RRQ. Tapi RRQ masih bisa mendapatkan kolektivitas gold dari clear wave.

Meskipun tertekan di early Game, RRQ Hoshi selalu berhasil memenangkan teamfight dari Resurgence. Di saat core mereka sedang tidak dalam performa terbaiknya, RRQ berhasil merepotkan pertahanan Resurgence melalui dua offlaner mereka, R7 dan Lemon.

RRQ Hoshi merupakan tim yang tidak begitu bergantung pada Hero hardcore mereka. Hal itu terbukti di Game kedua dimana Xin dengan menggunakan Ling selalu saja terbunuh. Ketika itu Lemon yang menggunakan Uranus dan Thamuz yang digunakan R7 mampu memberikan asupan damage tambahan untuk RRQ.

Masih tak terbendung, Resurgence tak mampu membalikkan skor di Game kedua. Meskipun tidak seperti Game pertama, RRQ tetap mampu mendominasi permainan dan mengakhiri permainan di menit ke-16. Hal ini membuat kesempatan Resurgence semakin sulit untuk merengkuh gelar juara.

Di Game ketiga RRQ Hoshi tak mengendorkan agresivitas mereka, bahkan kali ini R7 kembali menunjukkan kepiawaiannya menggunakan Balmond sebagai offlaner. Tak hanya Ace dari Burmese Ghouls yang piawai menggunakan Hayabusa, tapi Xin juga berhasil memainkan Hero ini dengan sangat baik.

Baca Juga :  Statistik EVOS Esports di PINC 2020 yang Menarik Disimak

Di Game ketiga ini LJ kembali menggunakan Hero signaturenya yaitu Khufra yang tak mendapatkan respect banned dari Resurgence. Sementara Lemon masih tetap mengandalkan Esmeralda sebagai offlaner. Vyn bermain sebagai support dengan menggunakan Pharsa.

LJ kembali berhasil menunjukkan kelasnya sebagai pemain Khufra terbaik di muka bumi. Dalam sebuah team fight, Tyrant Rage yang dia lakukan berhasil melumpuhkan semua Hero dari tim Resurgence. Tak disia-siakan begitu saja, Lemon langsung saja menggunakan Falling Starmoon kepada tim Resurgence.

Semua pemain dari tim Resurgence tak bisa berbuat banyak setelah terkena Tyrant Rage dari Khufra. Mereka hanya bisa pasrah karena damage dari semua pemain RRQ masuk. Dengan memanfaatkan momentum ini, RRQ berhasil memenangkan Game ketiga dan membuat skor berubah menjadi 3-0.

Dengan kemenangan ini, RRQ Hoshi berhasil menyandang gelar juara Mobile Legends Invitational 4 Nation Cup. Kemenangan mereka juga telah berhasil mengharumkan Indonesia di kancah internasional. Dengan permainan yang sangat baik, Lemon dkk memang sangat layak mendapatkan gelar tersebut.

Selamat untuk RRQ  Hoshi yang berhasil mendapatkan double winner di tahun 2020 ini. Setelah mendapatkan gelar juara MPL Season 5, mereka kembali meraih gelar Mobile Legends Invitational 4 Nation Cup. Kita berharap mereka bisa tetap bermain kompetitif di MPL Season 6 mendatang dan M2.

admin

Postingan Terbaru

Read also x