Sejarah dan Esports Dota 2 yang Legendaris

Sejarah dan Esports Dota 2 yang Legendaris

Review Sejarah dan Esports Dota 2

Tahukah kalian berapa prize pool yang terkumpul untuk turnamen The International 2020? Ya, hingga artikel ini ditulis, prize pool TI 10 sudah mencapai $38 juta. Sangat fantastis bukan? Turnamen esports tersebut tidak terlepas dari sejarah Dota 2 yang panjang.

Baca Juga :  Strategi Dota 2 untuk Menjadi Pro Player dalam Waktu Singkat

Di dunia esports, Dota 2 memang termasuk salah satu game PC yang paling populer di berbagai dunia. Tentu ada banyak hal yang membuat game ini terus digemari oleh para gamers. Di antaranya adalah Valve yang rutin melakukan Dota 2 update serta turnamen berhadiah besar yang selalu dinantikan oleh komunitas.

Sebenarnya, seperti apa sejarah dan esports Dota 2 hingga menjadi besar seperti sekarang? Itulah materi penting yang akan kita bahas hari ini.

Sebagai pemain, kalian harus tahu seperti apa sejarah game yang kalian mainkan. Dengan begitu, kalian akan merasa lebih bangga dengan game tersebut.

Sejarah Dota 2

sejarah-dan-esports-dota-2

Dota 2 adalah game berjenis MOBA yang dikembangkan oleh Valve Corporation. Game ini akhirnya resmi dirilis pada 9 Juli 2013 di platform Microsoft Windows. Beberapa pekan setelahnya, game ini mulai tersedia di Linux serta Mac OS klasik.

Perilisan game ini tentu memiliki sejarah yang panjang. Menurut liquipedia Dota 2 merupakan sekuel dari game Defense of the Ancients (DotA) Mod. Sekuel sebelumnya adalah Warcraft II: Region of Chaos dan Warcraft III: The Frozen Throne.

Baca Juga :  Jadi Tim Kuda Hitam, Ini Fakta Menarik Siren Esports di MDL Season 2

DotA Mod dirilis pada sekitar tahun 2003. Kemudian, Dota 2 mulai dikembangkan 6 tahun setelahnya, yakni pada tahun 2009. Pada saat itu, Valve mempekerjakan pengembang DotA Mod dan Icefrog untuk merancang Dota 2.

Satu tahun berikutnya, tepatnya pada tahun 2010, komunitas DotA mendapatkan kabar gembira bahwa Dota 2 akan segera siap untuk dimainkan. Pemain yang ingin menjajal beta test bisa mendaftarkan diri. Mereka akan mendapatkan Guest Pass untuk menambahkan Dota 2 ke library mereka.

Pada tahun itu juga, Dota 2 diperkenalkan sebagai nama baru untuk Dota Mod. Setelah hampir satu dekade berada di bawah nama Warcraft III, kini Valve memperkenalkan versi terbaru dari DotA Mod sebagai Dota 2. Ini adalah era baru yang sangat dinantikan para pemain pada saat itu.

Baca Juga :  [Item] Sniper Dota 2: Early Game, Mid Game, Late Game

Tiga tahun setelahnya, Dota 2 yang sudah diumumkan sejak 2010 akhirnya resmi dirilis. Game ini mendapatkan banyak pujian dari para kritikus game karena gameplay yang berkualitas. Dota 2 masih mempertahankan gameplay dari game pendahulunya, yakni DotA Mod Warcraft III.

Meskipun begitu, ada juga beberapa kritikus yang memberikan kritik pedas untuk Dota 2. Game ini dianggap susah dipelajari. Selain itu, sikap para pemain yang tidak ramah juga membuat beberapa orang merasa enggan untuk memainkan game ini.

Usai pro dan kontra, Dota 2 sukses menjadi game yang paling banyak dimainkan pada tahun 2017 lalu. Game ini berhasil mencapai puncak 800.000 pemain online dalam satu hari. Ini adalah titik kesuksesan Dota 2 yang cukup membanggakan.

Baca Juga :  Cara Beli Item Dota 2 yang Tepat untuk Memenangkan Permainan

Sejarah Esports Dota 2

sejarah-dan-esports-dota-2

Valve Corporation sebagai pengembang Dota 2 sudah mempunyai turnamen rutin sebelum Dota 2 resmi dirilis. Turnamen tersebut diberi nama The International. Turnamen berhadiah jutaan dollar ini mulai digelar pada tahun 2011.

The International (TI) 2011 digelar dengan prize pool yang sangat fantastis. Turnamen tersebut menyediakan hadiah sebesar $1,6 juta USD.

Kemudian, beberapa hari setelah Dota 2 rilis, turnamen The International 3 juga berlangsung. Berbeda dengan dua turnamen sebelumnya, TI 3 yang digelar di Seattle, Amerika Serikat, ini menghadirkan prize pool yang lebih banyak dari dua tahun sebelumnya, yakni sebesar $2,8 juta USD.

Baca Juga :  Pemain Dota 2 Terbaik Dunia Tahun 2020

Sejak saat itu, turnamen TI mulai mengalami kenaikan prize pool. Perilisan Dota 2 juga memberikan pengaruh pada turnamen rutin tersebut. Setelah Dota 2 rilis, Valve meluncurkan item kosmetik bernama Arcana yang bisa dibeli oleh para pemain. Hasil penjualan item kosmetik tersebut dipakai untuk menambah jumlah prize pool yang ada.

Sejak saat itu, prize pool TI selalu bertambah setiap tahunnya. The International 9 berhasil mengumpulkan prize pool hingga $34 juta USD. Kini, TI 10 sudah menyentuh angka $38 juta USD dan akan terus naik.

Baca Juga :  Ikuti AOC Masters Tournament, Kompetisi Valorant dengan Total Hadiah 5 Ribu Dollar

Meski banyak game baru bermunculan, Dota 2 tetap menjadi salah satu game yang diminati para gamers. Untuk kalian yang baru bergabung, semoga penjelasan terkait sejarah dan Esports Dota 2 yang dijelaskan di sini bisa membantu kalian mengenal game ini, ya.


admin

Postingan Terbaru

Read also x