Update Patch Valorant 1.11: Konten Baru, Kendala Baru

Update Patch Valorant 1.11: Konten Baru, Kendala Baru

Sobat Gamers pemain setia Valorant pasti udah enggak sabar nungguin update 1.11. Pada patch Valorant terbaru ini, Skye mulai memasuki medan pertempuran, loh. Inisiator dan sebagian besar Agen Sentinel mendapatkan penyeimbangan. Selain itu, ada aturan Ekonomi baru.

Jangan salah paham ya. Skye ini enggak seperti namanya. Agen terbaru ini justru enggak bisa terbang. Banyaknya pertanyaan kenapa Skye enggak bisa terbang direspons santai oleh Riot. Menurut mereka, ini hanya game, jadi santai saja.

Baca Juga :  Charity Sambil Berkompetisi di Turnamen PUBG Mobile Playzone 4.0

Skye, seperti peraturan Agen baru yang sudah-sudah, akan bisa digunakan dalam kompetisi esports resmi (misalnya First Strike) setelah berada dua minggu di antrean kompetitif.

Dengan First Strike yang sudah semakin dekat, tim dari Riot bekerja keras untuk menyiapkan patch besar terakhir sebelum para tim mulai berhadapan. Kelihatannya, Riot ingin memastikan bahwa tim-tim terbaik tak harus terus-menerus beradaptasi dengan game yang terus berubah saat mereka bermain di turnamen.

Baca Juga :  Gaming Memory Bertabur Cahaya dari TEAMGROUP T-FORCE

Makanya nih Sob, di patch ini, semua Sentinel dan Inisiator Valorant juga mendapatkan penyesuaian pada peran dan kemampuan mereka, mulai dari First Strike.

Yuk kita lihat, apa saja sih yang kalian temukan di update patch 1.11 Valorant!

Inisiator Valorant di Update Patch

Penyesuaian Kilat: Pemudaran debuff kilat tetap memiliki durasi yang sama, tetapi kini pemudarannya lebih lambat di awal Inisiator membuka peluang berharga dalam situasi yang sangat mengancam demi membantu tim mereka masuk ke lokasi pertempuran. Untuk tujuan ini, Riot sedikit meningkatkan durasi debuff dari beberapa kemampuan Inisiator.

Sentinel Jadi Lebih Dinamis

Mirip dengan beberapa perubahan yang dilakukan pada Sage, Riot ingin meningkatkan kedalaman pengambilan keputusan saat memainkan Sentinel sambil memberi musuh lebih banyak kesempatan dalam menghadapi kemampuan “jebakan”. Untuk mengurangi dampak potensial total dari kemampuan semacam ini, jebakan otonom kini dinonaktifkan saat pemasang jebakannya mati.

Baca Juga :  Curi Perhatian Penggemar Esports Indonesia, Siapa Itu Geng Kapak (GPX)?

Perangkap Milik Cypher

Cypher_Breach_1920x1080

Perangkap milik Chyper sekarang akan dinonaktifkan setelah karakter mati.

Killjoy Kena Nerf

Baca Juga : –  Harga Royale Pass PUBG Season 15 Terbaru, Banyak Bonusnya!

Killjoy bermain paling efektif saat menjaga sebuah lokasi. Killjoy harus berada di dekat Turret dan Alarmbot miliknya agar peralatannya itu tetap aktif. Kemampuan pengintaian secara luasnya sudah di-nerf secara signifikan, tetapi Riot sudah meningkatkan kemampuan penghambatnya untuk menyeimbangkan Killjoy ke depannya.

Pembaruan Mode Kompetitif

Icebox memasuki rotasi peta Kompetitif Icebox. Misalnya, semua peta baru mulai sekarang akan bisa digunakan dalam kompetisi esports resmi setelah berada empat minggu di antrean Kompetitif.

Waktu antrean Tanpa Peringkat yang lebih pendek untuk pemain dengan pangkat tertinggi. Riot juga mengambil langkah untuk mengatasi masalah bagi pemain elite yang mengalami waktu antrean panjang untuk mode Tanpa Peringkat. Sampai saat ini, mereka juga mencari solusi untuk mengurangi waktu antrean yang lama untuk semua mode utama.

Penambahan lokasi gamepod saat ini ke layar pemuatan untuk semua mode.

Penyesuaian Skor Kombat untuk ikut memperhitungkan bantuan yang tak merusak.

Pembaruan Mode Game

Icebox_AttackSpawn

Pilihan “Main Terus Semua Ronde” kini tersedia di pilihan lobi game kustom. Main Terus Semua Ronde mempermudah memainkan sesi latihan. Saat diaktifkan, pertandingan tak lagi berakhir saat sebuah tim mencapai 13 kemenangan.

Baca Juga : Gaming Memory Bertabur Cahaya dari TEAMGROUP T-FORCE

Sebaliknya, pertandingan akan berlanjut sampai kedua tim masing-masing memainkan setengah dari 12 babak. Setelah 24 ronde, tim yang memenangkan ronde lebih banyak akan menang. Jika seri, permainan akan berlanjut dengan perpanjangan waktu.

Pembaruan pada Sistem Game

Penyerang yang kalah, tetapi bertahan hidup di sepanjang ronde tanpa menempatkan Spike menerima kredit lebih sedikit (1.000).

Pertahanan yang kalah, tetapi bertahan hidup di sepanjang ronde setelah Spike meledak juga menerima kredit lebih sedikit (1.000).

Mati karena Spike tak lagi dihitung sebagai kematian dalam statistik KDA.

Informasi ekonomi tambahan ditambahkan sebagai keterangan saat mengarahkan kursor ke tanda seru di samping “Min Ronde Berikutnya” di toko.

Perubahan ini dimaksudkan untuk meningkatkan keragaman dalam pengambilan keputusan terkait bermanfaat atau tidaknya mempertahankan perlengkapan kalian atau berusaha memenangkan ronde. Hal ini memungkinkan tim yang bisa memenangkan ronde untuk lebih efektif memangkas ekonomi lawan yang memilih mempertahankan senjata mahal saat kalah di ronde tersebut.

max valorant minor tournament 2020 esports indonesia

Perubahan Lainnya

Perbaikan kecil pada indikator kilat pengamat

Pengaturan baru untuk pengamat: ‘Tampilkan Key Bind Pemain di Peta’

Konten Banyak, tapi Kok…

Menawarkan banyak konten baru, update patch 1.11 memang udah jadi penantian bagi para pemain setia Valorant. Sayangnya, patch ini masih punya bug yang cukup banyak, Sobat Gamer!

Enggak tanggung-tanggung, bug ini terbilang cukup mengganggu dan berpengaruh besar terhadap game. Bug-nya beragam, mulai dari masalah kinerja hingga layar pemain yang dijajah oleh tekstur Sage setiap kali mereka berjalan melalui asap Omen.

Satu bug lucu ditemukan oleh seorang pro player Valorant bernama Thieves Josh “Steel” Nissan. Dia menemukan masalah luar biasa yang mana para agen bergerak seperti lumba-lumba.

Menanggapi hal ini, Riot akhirnya menarik patch tersebut dari beberapa server dan menunda perilisan di region lain sampai segala kendala diselesaikan. Artinya, Valorant yang bisa kalian mainkan kini masih berada di patch 1.10 dan belum ada Skye.

admin

Postingan Terbaru

Read also x