Valve Berjanji Cari Akar Masalah Dota 2 Coordinator

Valve Berjanji Cari Akar Masalah Dota 2 Coordinator

Dalam beberapa hari terakhir, masalah pada Dota 2 coordinator telah merusak pengalaman bermain para penggemar. Bahkan Valve sempat bungkam karena juga kesulitan untuk mencari akar penyebabnya. Hal ini telah mengakibatkan jaringan sering terputus ketika pemain hendak menyelesaikan permainan.

Masalah tersebut menimpa banyak pemain yang dalam matchmaking publik, yang mana sebenarnya ini sering terjadi. Hanya saja, belakangan situasinya lebih buruk dari biasanya. Selama beberapa hari terakhir, para pemain merasa sangat beruntung jika mereka menemukan pertandingan yang ‘normal’.

Masalah Dota 2 coordinator pertama kali terungkap pada tanggal 17 Juni lalu. Server permainan down sekitar setengah hari dan kemudian membuat pemain sangat geram. Downtine coordinator permainan ini bahkan juga memengaruhi berbagai turnamen online yang tengah berlangsung.

Baca Juga : Pendaftaran Resmi Audisi Esports Star Indonesia Dari GTV

Salah satu turnamen terdampak adalah Beyond Epic Eropa-CIS ketika Team Liquid bertemu dengan Team Empire. Kedua tim harus menunggu lebih dari satu jam untuk menunggu coordinator permainan kembali online. Ketika para pemain menunggu, Valve kemudian membuat sebuah posting di Twitter.

Mereka menuliskan: “Terjadi masalah jaringan yang menyebabkan coordinator permainan tidak responsif bagi banyak pemain. Kami menyadari masalah ini dan sedang memperbaikinya.”

Akan tetapi, yang mengejutkan bagi para pemain Dota 2 adalah masalah ini kembali berulang. Valve, yang dikenal sangat responsif terhadap penggemar kali ini harus meminta maaf atas masalah yang terjadi. Mereka menyebutkan bahwa masalah telah diperbaiki, tetapi hanya untuk sementara waktu.

Kasus di hari kedua sama seperti sebelumnya, di mana masalah ini terjadi selama berjam-jam. Banyak orang yang merasa membuang waktu mereka untuk sekadar mencoba masuk ke permainan Dota 2. Pasalnya, mereka ingin menyelesaikan Battle Pass TI 10 yang saat ini sedang berlangsung.

Baca Juga : Setelah Revamp, Gatotkaca Bakal Jadi Offlaner Mobile Legends Menakutkan

Di hari ketiga, masalah serupa kembali terjadi dan itu benar-benar membuat penggemar merasa frustrasi. Dampaknya sangat terlihat dari jumlah puncak pemain harian Dota 2. Dari angka 600.000 hingga 700.000 pemain menurun tak sampai menyentuh 500.000 pada tanggal 17 Juni.

Twitter resmi Dota 2 pun akhirnya kembali memberikan pernyataan terkait tidak stabilnya coordinator permainan. “Kami punya masalah yang lebih serius terkait coordinator permainan. Kami benar-benar meminta maaf atas apa yang terjadi dan sedang berupaya menemukan penyebabnya,” tulis pengembang Dota 2.

Valve masih terus menyelidiki dan memperbaiki masalah coordinator ini. Sementara pemain harap-harap cemas sambil menunggu Battle Pass TI 10 Collector Cache. Penggemar juga percaya Valve dapat diandalkan untuk menuntaskan masalah ini dengan cepat.

Banyak yang memperkirakan bahwa masalah ini berasal dari Battle Pass TI 10. Acara ini telah meningkatkan jumlah pemain rata-rata dan puncak di Dota 2. Namun saat masalah Dota 2 coordinator ada, sangat terlihat ada penurunan pemain Dota yang cukup signifikan.

admin

Postingan Terbaru

Read also x